Mengapa Toko Online Perlu Terhubung ke WhatsApp?
Banyak pelanggan di Indonesia sudah terbiasa menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan penjual.
Karena itu, toko online yang mengarahkan pelanggan ke WhatsApp dapat menjadi pilihan praktis bagi UMKM.
Bayangkan pelanggan menemukan produk Anda dari Instagram atau Google.
Daripada pelanggan harus mencari nomor WhatsApp secara manual, mereka cukup membuka toko online, memilih produk, kemudian melanjutkan pemesanan melalui WhatsApp.
Prosesnya menjadi lebih sederhana.
Cara Kerja Toko Online WhatsApp
Secara umum, prosesnya dapat dibuat seperti ini:
-
Pelanggan membuka link toko online.
-
Pelanggan melihat katalog.
-
Pelanggan memilih produk.
-
Pelanggan menentukan jumlah atau pilihan produk.
-
Pelanggan melakukan checkout.
-
Detail pesanan diteruskan melalui WhatsApp.
-
Penjual melanjutkan komunikasi dengan pelanggan.
Dengan alur tersebut, website berfungsi sebagai etalase dan WhatsApp menjadi media komunikasi serta pemesanan.
Langkah Membuat Toko Online Terhubung WhatsApp
1. Siapkan Data Produk
Sebelum membuat toko online, siapkan informasi produk terlebih dahulu.
Minimal terdiri dari:
-
nama produk
-
foto produk
-
harga
-
deskripsi
-
varian jika ada
-
informasi tambahan yang diperlukan
Gunakan foto produk yang jelas agar pelanggan mudah memahami barang yang ditawarkan.
2. Buat Katalog Online
Katalog adalah bagian penting dari toko online.
Jangan hanya menampilkan foto. Berikan juga informasi yang membantu pelanggan mengambil keputusan.
Misalnya:
Keripik Pisang Coklat
-
Berat: 100 gram
-
Rasa: coklat
-
Harga: Rp15.000
Informasi sederhana seperti ini dapat mengurangi pertanyaan berulang melalui chat.
3. Hubungkan dengan WhatsApp
Setelah pelanggan memilih produk, proses pemesanan dapat diarahkan ke WhatsApp.
Contohnya pelanggan menekan tombol:
Pesan melalui WhatsApp
Kemudian WhatsApp terbuka dengan informasi pesanan yang sudah disiapkan.
Penjual tidak perlu lagi bertanya:
"Mau pesan apa?"
Karena informasi awal mengenai produk sudah tersedia.
4. Bagikan Link Toko
Setelah toko online siap, bagikan link di berbagai tempat.
Misalnya:
-
Instagram
-
TikTok
-
Facebook
-
Google Business Profile
-
status WhatsApp
-
grup pelanggan
-
kartu nama
-
kemasan produk
Satu link dapat digunakan sebagai pintu masuk pelanggan menuju toko Anda.
Mengapa Tidak Langsung Menggunakan Marketplace?
Marketplace tetap memiliki kelebihan, terutama dalam mendatangkan calon pelanggan.
Namun, UMKM juga perlu mempertimbangkan membangun saluran penjualan sendiri.
Toko online sendiri memberikan ruang bagi pemilik usaha untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan.
Dengan WhatsApp sebagai saluran komunikasi, pelanggan juga dapat lebih mudah melakukan komunikasi langsung dengan penjual.
WAStore sebagai Pilihan
WAStore membawa konsep toko online yang dekat dengan kebiasaan pelanggan: melihat produk secara online kemudian melakukan pemesanan melalui WhatsApp.
Konsep ini cocok bagi pemilik usaha yang ingin mulai memiliki toko online tanpa harus membuat sistem e-commerce yang terlalu kompleks.
Kesimpulan
Membuat toko online yang terhubung ke WhatsApp tidak harus rumit.
Yang terpenting adalah menyediakan katalog produk yang jelas, proses pemesanan yang sederhana, dan jalur komunikasi yang mudah.
Dengan kombinasi tersebut, UMKM dapat memiliki toko online sendiri sekaligus tetap menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi dengan pelanggan.
WAStore dapat digunakan sebagai salah satu solusi bagi bisnis yang ingin membangun toko online berbasis WhatsApp.